Optimasi Dosis Pupuk Dolomit pada Tanaman Kelapa Sawit (Elaeis Guineensis Jacq).

Dolomit merupakan mineral yang mengandung kalsium (CaO) serta magnesium (Mg). Pupuk dolomit merupakan pupuk yang mengandung mineral dolomit ini. Tujuan utama dari penggunaan pupuk ini, yaitu untuk meningkatkan pH tanah atau menetralkan kadar keasaman tanah. Lalu, apa kegunaan pupuk dolomit untuk tanaman kelapa sawit?

Pupuk dolomit dibuat di pabrik pupuk ZA menggunakan bahan baku Fosfor gipsum amonia (NH3) dan karbon dioksida (CO2). Umumnya, pupuk ini memiliki wujud fisik berbentuk halus seperti tepung yang bersifat homogen dan berwarna putih kecokelatan.

Mineral dolomit mengkristal dalam sistem trigonal-rombohedral . Ia membentuk kristal putih, cokelat, abu-abu, atau merah muda. Dolomit adalah karbonat ganda, memiliki susunan struktural kalsium dan magnesium yang berselang-seling. Dolomit tidak cepat larut atau berefervesen (mendesis) dalam asam klorida encer seperti kalsit. Pengembaran kristal adalah hal lumrah.

Larutan padat terdapat di antara dolomit, ankerit yang didominasi besi dan kutnohorit yang didominasi mangan. Sejumlah kecil besi dalam struktur memberikan kristal berwarna kuning sampai coklat. Substituen mangan dalam struktur juga sampai sekitar tiga persen MnO. Kandungan mangan yang tinggi memberikan warna pink kemerahan pada kristal. Timbal, seng, dan kobalt juga menggantikan magnesium dalam struktur. Mineral dolomit berhubungan erat dengan huntit Mg3Ca(CO3)4.

Karena dolomit dapat dilarutkan dengan air yang sedikit asam, area dolomit penting sebagai akuifer dan berkontribusi terhadap pembentukan medan karst.

Sebagai jenis pupuk yang banyak mengandung unsur hara, pupuk dolomit memiliki berbagai manfaat, terutama juga untuk kelapa sawit. Pupuk dolomit dapat membantu tanah di sekitar tanaman kelapa sawit agar memiliki tingkat keasaman atau pH tanah yang cocok dan sesuai untuk kebutuhan kelapa sawit.

Selain itu, pupuk ini dapat membantu tanaman kelapa sawit untuk memenuhi kebutuhan unsur haranya yang berupa kalsium (Ca) dan juga magnesium (Mg). Pupuk dolomit juga dapat menetralisir tanah atau daerah di sekitar tumbuhan dari kejenuhan atau kandungan zat-zat yang berlebihan jumlahnya serta yang dapat meracuni tanah dan tanaman.

Kelebihan zat-zat ini tentu akan memberikan dampak yang buruk bagi kesuburan tanah dan perkembangan tanaman kelapa sawit. Simak juga cara membuat rekomendasi pemupukan kelapa sawit yang baik dan benar.

Membantu mempercepat tanaman kelapa sawit dalam menyerap unsur hara yang terdapat di dalam tanah. Membuat struktur dan porositas tanaman kualitasnya bisa meningkat karena adanya unsur mikrobiologi dan kimiawi yang bekerja di tanah dengan baik.

Hal ini membuat tanah di sekitar kelapa sawit menjadi lebih gembur dan memiliki sirkulasi yang lebih baik sehingga akar tanaman bisa menyerap air dan unsur hara dari dalam tanah dengan lebih baik dan cepat.

Selain itu, membantu pembentukan warna hijau daun atau klorofil pada kelapa sawit agar daunnya menjadi hijau sempurna. Dengan begitu, proses pembuatan makanan atau fotosintesis menjadi lebih efektif dan cepat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *